Jangan Sepelekan, Masuk Angin Bisa Sebabkan Kematian, Ini Penjelasannya

hellosehat,com

Masuk angin adalah penyakit yang tidak di kenal oleh dunia media akan tetapi semua masyarakat mengetahuinya.

Biasanya orang yang masuk angin biasanya ditandai dengan kedinginan, muntah, mual, sakit kepala dan badan tidak enak, nyeri otot, nafsu makan menurun dan merasa sangat lelah.

Masyarakat percaya, dengan kerokan masuk angin bisa segera teratasi, namun jika setelah itu tidak kunjung sembuh juga lebih segera periksa ke dokter.

Karena kondisi tubuh yang tidak enak bisa disebabkan oleh gejala penyakit lainnya, yang jika tidak ditangani dengan benar bsisa memperburuk kesehatan, sebab badan tidak enak juga dikarenanakan tanda penyakit.

1. Gejala Serangan Jantung


Orang awam mengira ketika mual, pusing, badan terasa sakit semua, keluar keringat dingin dan lain sebagainya dianggap masuk angin.

Padahal jika tidak kunjung sembuh harus ditangani oleh medis. Bukan hanya sekedar minum obat biasa dan kerokan, tapi harus ditangai dengan kewaspadaan sebab karena memiliki faktor risiko penyakit jantung koroner.

2. Sakit Maag


Banyak yang keliru menganggap sakit maag hanyalah masuk angin saja. Padahal sakit maag membutuhkan penanganan yang tepat.

Terdapat beberapa komplikasi yang berkaitan dengan gastritis kronis, seperti penyempitan esofagagus yang menyebabkan sulit menelan dan nyeri dada, peritonitis (dinding lambung robek) yang dapat menimbulkan infeksi serius, termasuk kanker lambung.

Biasanya ditandai dengan nyeri ulu hati disertai dengan rasa terbakar bagian dada, mual setelah makan. Perut kembung, terasa kenyang, mudah kenyang, nafsu makan menurun karena perut terasa sakit.

3. Rematik


Orang yang masuk angin biasanya akan merasa sakit punggung.

Padahal sakit punggung disebebkan oleh kondisi medis seperti rematiak hingga gangguan organ dalam (ginjal, pankreas, usus besar, atau rahim).

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut


Penyakit ISPA seringkali menyerang masyarakat dengan gajala demam, pilek dan batuk. Biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.

Biasanya ISPA ini gejalanya ringan dan mudah sembuh sendiri. Tapi jika tidak ditangani dengan baik dan infeksi sudah menyerang saluran pernapasan bawah bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Komplikasi akibat ISPA ini biasnaya gagal napas akibat paru-paru berhenti berfungsi, peningkatan kadar karbon dioksida dalam darah, serta gagal jantung.

5. Demam berdarah dengue (DBD)


DBD maupun malaria juga termasuk penyakit infeksi biasanya dinggap sebagai masuk angin, jika terlambat penangannya bisa menyebabkan demam, nyeri sendiri, pegal-pegal dan menggigil, lemas sehingga dianggap masuk aingin.

Padahal penyakit ini serius dan menyebabkan kematian.

Fahmi Permana
TERUSLAH BEKERJA KERAS. Sampai kamu tidak perlu memperkenalkan dirimu lagi pada siapa pun.